Telkom Akses Perkuat Tata Kelola Berbasis Digital dengan Sistem LENSA Invoice Material

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Digitalisasi proses penagihan proyek dorong efisiensi operasional dan percepat arus kas mitra secara terstandarisasi dan akuntabel”

 

urbandiginews.com – PT Telkom Akses (Telkom Akses), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meresmikan implementasi LENSA Invoice Material, sebuah sistem digital berbasis Robotic Process Automation (RPA) dan Optical Character Recognition (OCR) yang dirancang untuk mempercepat proses administrasi penagihan mitra material proyek, mulai dari tahap verifikasi hingga pembayaran secara end-to-end. Peluncuran ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendukung agenda transformasi digital TelkomGroup sekaligus memperkuat tata kelola bisnis berbasis teknologi.

LENSA Invoice Material, singkatan dari Intelligent Vendor Input Document & Disbursement, merupakan sistem terintegrasi yang mentransformasi proses penagihan material yang sebelumnya dilakukan secara manual dan rentan terhadap kesalahan menjadi proses digital yang paperless, otomatis, cepat, dan akurat, dengan tetap mengedepankan prinsip kepatuhan terhadap regulasi.

Direktur Keuangan dan Management Risiko Telkom Akses Hery Sofiaji, menegaskan bahwa pengembangan sistem ini tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga penguatan tata kelola perusahaan. “LENSA Invoice Material kami rancang sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan efisiensi dan akurasi dalam proses penagihan mitra. Melalui digitalisasi berbasis RPA dan OCR, kami memastikan proses berjalan lebih cepat, transparan, dan tetap mengedepankan prinsip compliance,” ujar Hery.

Sebelum implementasi sistem ini, proses administrasi proyek masih mengandalkan dokumen fisik, tanda tangan basah, serta alur verifikasi berlapis dari area hingga kantor pusat, yang kerap memicu inefisiensi sumber daya, peningkatan biaya operasional, serta keluhan mitra terkait lamanya proses pembayaran. Melalui LENSA Invoice Material, seluruh proses kini dialihkan ke digital automation, mulai dari penerbitan purchase order, verifikasi dokumen, hingga pembayaran mitra, dengan memanfaatkan RPA untuk menjalankan proses tanpa intervensi fisik serta teknologi OCR untuk membaca dan memvalidasi dokumen secara otomatis.

Baca Juga :  Koten Hiburan, Meme, atau Video Viral Potensi Sisipkan Ajakan Untuk Bermain Judi Online

Implementasi LENSA Invoice Material menghadirkan dampak nyata dan terukur, khususnya melalui efisiensi biaya operasional lewat penghematan cetak dan distribusi dokumen yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah per tahun. Sistem ini juga mempercepat sirkulasi penandatanganan dokumen hingga 3 x 24 jam berkat penerapan tanda tangan digital dan e-meterai, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas SDM dengan mengalihkan pekerjaan administratif ke aktivitas yang lebih strategis. Selain itu, proses pembayaran yang lebih cepat dan terprediksi turut memperbaiki arus kas mitra serta meningkatkan Index Partnership Satisfaction sebagai fondasi hubungan bisnis yang berkelanjutan.

Sejalan dengan arah strategis perusahaan, Direktur Business & Strategy Telkom Akses, Djoko Srie Handono, menilai LENSA Invoice Material sebagai instrumen penting dalam mempercepat siklus bisnis dan memperkuat kemitraan.

“Dari perspektif bisnis dan strategi, LENSA Invoice Material kami dorong sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi operasional di fungsi procurement dan vendor management. Dengan proses penagihan yang terstandardisasi, terotomasi, dan transparan, kami dapat mempercepat siklus bisnis sekaligus membangun hubungan kemitraan yang lebih sehat, akuntabel, dan berkelanjutan,” ungkap Djoko.

Baca Juga :  Telkom Raih Best State-Owned Enterprises (Big Cap) di 16th IICD Corporate Governance Award 2025

Menurutnya, sistem ini juga memberikan kepastian proses bagi mitra material sejak tahap pengadaan hingga pembayaran, sehingga mitra dapat lebih fokus pada kualitas dan kecepatan eksekusi proyek tanpa terbebani proses administrasi yang berulang.

Setelah melalui tahap piloting sejak Januari 2025 dan evaluasi selama satu tahun, LENSA Invoice Material kini resmi diterapkan secara nasional kepada 102 mitra material mulai minggu kedua Januari 2026. Implementasi ini melibatkan kolaborasi lintas fungsi strategis, mencakup Unit IT, Procurement, Inventory, dan Finance, serta mendapat dukungan penuh dari jajaran Board of Directors dan senior leaders TelkomGroup sebagai bagian dari akselerasi transformasi digital perusahaan.

Dengan hadirnya LENSA Invoice Material, Telkom Akses tidak hanya menghadirkan solusi digital untuk proses bisnis internal, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam membangun tata kelola yang transparan, efisien, dan berkelanjutan. Ke depan, Telkom Akses akan terus mengembangkan kapabilitas digital berbasis otomasi cerdas sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi TelkomGroup, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan.
#ElevatingYourFuture

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Pilih, Menang, Hepi! Kebut Hadiah BombasTri Hadir Kembali Rayakan Loyalitas Pelanggan, Makin Seru dan Makin Meriah
Di Bali Tech Week 2026, Telkomsel Perkuat Pemanfaatan Teknologi AI Terkini Buatan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Digital Indonesia
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB