Telkom Perkenalkan Digitalisasi Pendidikan Berbasis AI di Yogyakarta

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Direktur Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII) Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D. (kanan) pada talkshow sesi Higher Education yang membahas strategi peningkatan produktivitas kampus melalui solusi digital, Selasa (27/1).Foto 2: Direktur Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII) Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D. (kanan) pada talkshow sesi Higher Education yang membahas strategi peningkatan produktivitas kampus melalui solusi digital, Selasa (27/1).

Direktur Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII) Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D. (kanan) pada talkshow sesi Higher Education yang membahas strategi peningkatan produktivitas kampus melalui solusi digital, Selasa (27/1).Foto 2: Direktur Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII) Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D. (kanan) pada talkshow sesi Higher Education yang membahas strategi peningkatan produktivitas kampus melalui solusi digital, Selasa (27/1).

“Sinergi Telkom dan Google Indonesia hadirkan solusi digital menyeluruh untuk cetak generasi berdaya saing global”

 

urbandiginews.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Google Indonesia sukses menggelar rangkaian acara edukasi bertajuk “Shaping the Future of Learning: Educational Innovation Strategies in the Digital Era”. Berlangsung pada 27-28 Januari 2026 di Aula Kantor Telkom Witel Yogya Jateng Selatan, Yogyakarta, acara ini bertujuan memperkenalkan solusi komprehensif Telkom Solution kepada pasar pendidikan di Yogyakarta, mencakup infrastruktur konektivitas, Google Workspace for Education, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan produktivitas pengajaran.

Inisiatif ini sejalan dengan peluncuran Telkom AI Center of Excellence (AI CoE)  yang mengusung empat pilar strategis, yaitu AI Campus, AI Playground, AI Connect, dan AI Hub, sebagai motor penggerak digitalisasi bangsa dan pemberdayaan talenta lokal.

General Manager Telkom Witel Yogya Jateng Selatan Agus Faisal, dalam sambutannya menegaskan perubahan peran Telkom di era modern. “Telkom hadir tidak hanya sekadar penyedia konektivitas internet. Melalui sinergi dengan TelkomGroup dan Google, kami bertindak sebagai digital transformation enabler yang menyediakan solusi end-to-end, mulai dari infrastruktur jaringan, penyediaan perangkat pembelajaran digital, hingga integrasi ekosistem Google for Education dan AI. Kami berharap kolaborasi ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan visi institusi pendidikan dengan tren teknologi global, menjadikan kita tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga inovator,” ujar Agus Faisal.

Baca Juga :  Promax Project Gelar Protein Campaign di Car Free Day Medan untuk Tingkatkan Kesadaran Protein Harian Masyarakat

Acara ini juga menghadirkan sesi berbagi wawasan (sharing session) yang menampilkan para praktisi pendidikan yang telah berhasil menerapkan transformasi digital di institusi masing-masing. Pada sesi pendidikan tinggi (higher education), Direktur Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII), Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., memaparkan bagaimana ekosistem Google telah meningkatkan efisiensi dan kolaborasi di lingkungan kampus. Adopsi teknologi seperti Google Workspace bukan hanya sebagai alat, melainkan tentang membangun budaya kerja dan belajar yang lebih produktif dan terintegrasi. Hal ini relevan dengan visi Telkom untuk mendukung Smart Campus melalui solusi Gemini Enterprise dan Gemini AI Pro.

Baca Juga :  Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom
General Manager Telkom Witel Yogyakarta Jateng Selatan Agus Faisal, saat membuka acara dan menyampaikan komitmen TelkomGroup dalam mendukung transformasi digital dunia pendidikan, Selasa (27/1).

Sementara itu, untuk jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (K-12), Febriandrini Kumala, S.T., M.IB., M.Ed. dari SMP Lazuardi Al-Falah GCS Klaten hadir sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, Febriandrini berbagi kisah sukses SMP Lazuardi Klaten dalam memanfaatkan ekosistem Google for Education melalui program Google Reference School sebagai standar emas pendidikan. “Penerapan teknologi di kelas membuat materi ajar menjadi lebih personal dan kreatif, sehingga siswa lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya dalam sesi bertema Beyond the Limits: Achieving Global Excellence.

Melalui rangkaian acara ini, TelkomGroup berharap dapat mempercepat adopsi teknologi di sekolah dan kampus di Yogyakarta, mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berbasis kecerdasan buatan.
#ElevatingYourFuture

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Pilih, Menang, Hepi! Kebut Hadiah BombasTri Hadir Kembali Rayakan Loyalitas Pelanggan, Makin Seru dan Makin Meriah
Di Bali Tech Week 2026, Telkomsel Perkuat Pemanfaatan Teknologi AI Terkini Buatan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Digital Indonesia
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB