urbandiginews.com – PT Telkom menyatakan berkomitmen untuk mengakselerasi pengetahuan dan keterampilan yang relevan bagi siswa melalui fitur ujian sekolah online atau computer based test (CBT) dalam aplikasi Pijar Sekolah.
EVP Digital Business and Technology Telkom, Komang Budi Aryasa mengatakan Pijar Sekolah adalah platform digital yang dikembangkan Telkom untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Menurut dia, Pijar Sekolah juga mempermudah guru dalam penyusunan materi dan soal ujian bagi siswa, serta membantu sekolah mengelola proses belajar-mengajar yang efisien di dalam satu platform digital.
Pijar Belajar adalah platform pembelajaran digital yang dikembangkan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk mendukung siswa dalam proses belajar secara mandiri dan fleksibel. Platform tersebut turut mengambil peran dalam sektor pendidikan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan akses di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Pijar Sekolah pun mempermudah akses pendidikan yang berkualitas di sekolah sehingga nama baik dan reputasi sekolah ikut meningkat,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Dikatakannya, sampai Agustus 2024, pengguna fitur computer based test (CBT) Pijar Sekolah khusus di Provinsi Jawa Barat sudah lebih dari 200 sekolah dengan jumlah pengguna baik guru dan siswa hampir 100 ribu orang.
Keberhasilan pelaksanaan penilaian akhir semester (PAS) menggunakan aplikasi ujian sekolah tahun ini, lanjutnya, menjadi cerminan betapa digitalisasi membantu kinerja sekolah menjadi lebih efektif dan efisien.
“Ke depannya, tentu kita berharap mutu pendidikan di negara kita tetap terjaga bahkan terus meningkat,” katanya.
Pijar Belajar juga menyediakan tes bakat bantu siswa untuk menemukan jurusan yang tepat. Platform pembelajaran digital, Pijar Belajar, menyediakan tes minat dan bakat guna membantu para siswa menemukan jurusan pendidikan dan merencanakan karir yang tepat di masa depan.
Mengutip data Integrity Development Flexibility (IDF), Djufri mengatakan sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia mengaku salah jurusan. Data tersebut mendorong PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengembangkan platform dengan fitur yang bertujuan mengidentifikasi potensi dan kecenderungan siswa berdasarkan minat serta kemampuan alami itu. Sehingga para siswa diklaim dapat menentukan pilihan pendidikan atau masa depan karier yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Dengan pemahaman yang lebih jelas tentang dirinya, siswa dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan menghindari pilihan yang kurang sesuai dengan potensinya. Selain itu, tes itu juga membantu siswa menemukan bakat tersembunyi yang mungkin belum disadari agar siswa bisa fokus mengasah kemampuan tersebut untuk mencapai keberhasilan yang lebih maksimal.
Melalui aplikasi Pijar Belajar, siswa dapat menikmati berbagai fitur seperti buku pelajaran digital, video pembahasan, serta latihan soal yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA.
Fitur-fitur tersebut membantu siswa dalam memahami materi dengan lebih mudah dan mempersiapkan diri untuk ujian dengan baik. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan layanan tes minat bakat.
Tes Minat Bakat, diberikan gratis oleh Pijar Belajar dengan menggunakan metode tes psikologi RIASEC, yakni akronim yang berasal dari enam tipe kepribadian manusia, yaitu Realistis, Investigatif, Artistik, Sosial, Enterprising, dan Conventional.
Tes itu sangat membantu pelajar, karena umumnya digunakan dalam penentuan karir dan jurusan kuliah yang sesuai dengan kepribadian individu.
Penulis : Coki Dasopang
Editor : Marah Bangun







