Gelaran BATIC 2026 Kukuhkan Indonesia sebagai Hub Kolaborasi Digital Asia Pasifik

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Satukan para pemimpin digital global, hasilkan ribuan pertemuan bisnis, wujudkan kemitraan strategis, ciptakan kolaborasi ekosistem digital yang solid”

 

urbandiginews.com – Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 yang diselenggarakan oleh PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), kembali mempertemukan para pemimpin dan pelaku industri digital global untuk membahas arah perkembangan ekosistem digital Asia Pasifik. Berlangsung pada 24–28 Agustus 2026 di Bali, rangkaian konferensi dan side events BATIC 2026 mengangkat berbagai isu strategis mulai dari penguatan infrastruktur konektivitas, cloud, hingga pemanfaatan AI, sekaligus mendorong kolaborasi lintas ekosistem untuk menciptakan pertumbuhan digital yang berkelanjutan.

Mengusung tema besar “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress,” BATIC 2026 berhasil menarik keikutsertaan lebih dari 2.700 delegasi dari lebih dari 760 perusahaan yang berasal dari 67 negara, 72 sponsor dan exhibitor, serta menghasilkan lebih dari 4.500 pertemuan terjadwal melalui aplikasi BATIC. Rangkaian konferensi dan diskusi tersebut terbagi dalam dua hari utama penyelenggaraan. Konferensi BATIC 2026 hari pertama dibuka oleh Senior Managing Director Teneo Sam Evans, yang mengulas peran jaringan generasi berikutnya dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan masyarakat.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini melalui keynote “Empowering the Digital Future: Connectivity, Innovation, and Growth,” menekankan pentingnya jaringan canggih, otomatisasi berbasis AI, dan infrastruktur digital dalam membuka peluang pertumbuhan baru.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan paparan dalam rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Bali.

“Membangun masa depan digital mengharuskan kita untuk memperkuat fondasi, mengadopsi kecerdasan, dan berkolaborasi di seluruh ekosistem. Melalui berbagai upaya tersebut, kita dapat mentransformasi konektivitas menjadi inovasi yang lebih besar, peluang ekonomi, dan pertumbuhan digital yang berkelanjutan,” ujar Dian.

Lebih lanjut, Dian juga menyampaikan, seiring dengan pertumbuhan dan perubahan lanskap industri telekomunikasi, TelkomGroup terus berupaya untuk beradaptasi agar tetap relevan dan resilien melalui strategi transformasi TLKM 30. Terdapat empat pilar utama strategi TLKM 30 yang dijalankan secara simultan dan saling berkesinambungan, antara lain operational and service excellence, streamlining, unlock value, dan modus-operandi shift.

“Pada akhirnya TLKM 30 memiliki satu ambisi, yaitu membawa TelkomGroup dari connectivity menuju infrastructure dan intelligence, menjadi perusahaan digital telco kelas dunia, sekaligus menciptakan berbagai digital possibilities untuk masa depan. Transformasi ini juga perlu diikuti dengan kemampuan Telkom untuk terus beradaptasi terhadap evolusi industri yang semakin cepat, termasuk melalui pengembangan struktur organisasi yang semakin agile,” pungkas Dian.

Pembahasan kemudian berkembang pada kebutuhan investasi dan kolaborasi untuk membangun infrastruktur fiber darat dan laut yang kuat. Sejalan dengan tema besar BATIC 2026, adopsi AI di skala enterprise, termasuk bagaimana teknologi tersebut dapat diterjemahkan menjadi nilai bisnis yang terukur, juga menjadi salah satu topik yang menarik perhatian. Selain itu, perkembangan komunikasi masa depan dan evolusi jaringan optik menuju infrastruktur yang semakin cerdas turut dibahas untuk menjawab kebutuhan era AI.

Baca Juga :  Telkom Perkuat Transformasi Korporasi Melalui Strategic Holding dan Penataan Portofolio Bisnis

Di luar rangkaian konferensi utama, Telin sebagai penyelenggara BATIC 2026 bersama GLF juga mempertemukan para eksekutif C-level dalam Leadership Summit tertutup untuk membahas investasi, rantai pasok, kolaborasi ekosistem, serta kebutuhan energi bagi pengembangan infrastruktur berbasis AI.

Para delegasi dan peserta BATIC 2026 berfoto bersama dalam rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Bali. Mengusung tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress,” BATIC 2026 mempertemukan lebih dari 2.700 delegasi dari 67 negara untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong pertumbuhan ekosistem digital Asia Pasifik

Memasuki hari kedua, pembahasan diarahkan pada peran cloud dan AI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Asia Pasifik. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Edwin Hidayat Abdullah, pada sesi Ministerial Keynote menyoroti penguatan transformasi digital Indonesia di tengah perkembangan cloud dan AI.

“Seiring cloud dan AI terus membentuk ulang perekonomian dan masyarakat kita, masa depan digital Indonesia harus dibangun tidak hanya di atas inovasi dan infrastruktur, tetapi juga kepercayaan. Hal ini membutuhkan ekosistem digital yang kuat, aman, dan inklusif, yang didukung oleh kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat luas. Melalui kolaborasi, kita dapat memastikan bahwa kemajuan teknologi menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelas Edwin Hidayat.

Rangkaian diskusi kemudian mengeksplorasi perkembangan data center, konektivitas, dan cloud di era AI yang mendorong peningkatan permintaan layanan di kawasan. Perkembangan Bring Your Own IP Address (BYOIP) sebagai bagian dari nilai strategis bagi penyedia cloud, konektivitas, dan data center juga menjadi salah satu ulasan strategis bagi para pelaku industri. Beragam diskusi tersebut mencerminkan dinamika kebutuhan industri sekaligus memperkuat peran BATIC 2026 sebagai ruang untuk bertukar perspektif, membuka peluang kemitraan, dan mendorong inovasi di kawasan.

Tidak hanya melalui konferensi utama, BATIC 2026 turut memperluas ruang kolaborasi melalui berbagai side events, di antaranya Mplify’s APAC Member Workshop, Future Tech Leaders Summit, Closed-door Leadership Summit, MNV Session, i3Forum’s Industry Perspectives, TM Forum Workshop, dan Mplify’s Southeast Asia Council Meeting. Berbagai sesi tersebut membahas isu strategis mulai dari Composable IT, Trustworthy AI, Autonomous Networks, data center berbasis AI, hingga perkembangan ekosistem mobile dan intelligent engagement. Kehadiran Expert Spotlights juga memperkaya rangkaian diskusi dengan perspektif dari para pakar industri.

 

Semangat kolaborasi yang terbangun sepanjang penyelenggaraan BATIC 2026 juga diwujudkan melalui sejumlah kemitraan strategis. Telin menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan PEACE untuk ekspansi konektivitas, Manifesto Open API & Open Digital Architecture bersama TM Forum, Memorandum of Understanding (MoU) Strategic Partnership dengan SM+, MoU BSC Fiber Pair Project Capacity and Connectivity dengan GTI, serta MoU dengan Mitratel terkait eksplorasi transaksi aset Telin di Timor-Leste. Berbagai kesepakatan tersebut memperkuat langkah Telin dan TelkomGroup dalam memperluas kapabilitas digital serta membuka peluang pertumbuhan baru di kawasan.

Baca Juga :  Dua Alumni Tel-U Berperan dalam Desain Mobil Kepresidenan MV3 Garuda Limousine: Bukti Nyata Kualitas Talenta Indonesia

Abdul Rahman Ansyori, Chief Executive Officer Telin, mengatakan, “BATIC adalah platform tempat seluruh ekosistem digital berkumpul untuk mengubah diskusi menjadi kolaborasi yang bermakna. Seiring konektivitas berkembang menuju masa depan yang didorong oleh AI, industri perlu bekerja bersama di seluruh ekosistem infrastruktur, teknologi, dan bisnis untuk membangun fondasi digital yang tangguh, skalabel, dan inklusif. Melalui BATIC, Telin berkomitmen untuk memperkuat koneksi Ini dan berkontribusi terhadap pengembangan batas baru digital Asia Pasifik.”

Ribuan Delegasi BATIC 2026 Berdiri Bersama dalam Solidaritas

BATIC 2026 berlangsung di tengah situasi pemulihan pascagempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai bagian dari dukungan tersebut, BATIC 2026 akan menyalurkan donasi sebesar USD 10.000, yang dihimpun dari pendapatan registrasi dan sponsorship untuk mendukung upaya pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

Solidaritas ini menjadi bagian dari makna penting penyelenggaraan BATIC 2026. Kehadiran konferensi di tengah dinamika industri dan situasi tersebut menegaskan peran BATIC bukan hanya sebagai forum pertukaran gagasan mengenai ekosistem digital global, tetapi juga sebagai platform yang menjunjung semangat kemanusiaan dan menyatukan para pemangku kepentingan untuk saling mendukung melalui aksi sosial nyata.

#ElevatingYourFuture

 

Tentang Telin

Didirikan pada 2007, Telin merupakan perusahaan global di bidang solusi digital yang menghadirkan layanan mobilitas internasional, konektivitas, dan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan wholesale, enterprise, digital, maupun retail. Dengan 15 global presence yang tersebar di Indonesia, Singapura, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Amerika Serikat, Timor-Leste, Uni Emirat Arab, dan Myanmar, serta didukung oleh perwakilan di Inggris, Filipina, India, Australia, Vietnam, dan Kanada, Telin menghubungkan bisnis dan masyarakat di berbagai belahan dunia.

Didukung infrastruktur yang mencakup lebih dari 429.167 kilometer sistem kabel bawah laut di 29 jaringan global serta 211 Global Service Presence di 38 negara, Telin terus berinovasi untuk menghadirkan konektivitas yang semakin seamless dan mendorong transformasi digital lintas batas.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.telin.net

 

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Pilih, Menang, Hepi! Kebut Hadiah BombasTri Hadir Kembali Rayakan Loyalitas Pelanggan, Makin Seru dan Makin Meriah
Di Bali Tech Week 2026, Telkomsel Perkuat Pemanfaatan Teknologi AI Terkini Buatan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Digital Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB