Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membangun hunian sementara yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 2.559 unit, Provinsi Sumatera Utara 5.158 unit, dan Provinsi Aceh mencapai 36.328 unit. Dengan demikian, total pembangunan hunian sementara di tiga wilayah tersebut tercatat sebanyak 44.045 unit.
Pembangunan hunian sementara ini ditujukan untuk memastikan masyarakat terdampak memiliki tempat tinggal yang layak selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan. Pemerintah menegaskan bahwa penyediaan huntara menjadi prioritas agar aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat segera pulih.
Data kebutuhan hunian sementara tersebut bersifat sementara dan masih dapat mengalami penyesuaian sesuai perkembangan situasi di lapangan. Pemerintah terus melakukan koordinasi antar kementerian dan daerah guna memastikan pembangunan huntara dapat berjalan dengan optimal dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan jalan terdampak bencana di Jalan Lembah Anai Ruas Padang Panjang-Sicincin, segmen KM 61+600 – 67+40, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (18/12/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan infrastruktur vital yang terdampak banjir dan longsor di kawasan tersebut.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo menerima penjelasan dari jajaran Kementerian Pekerjaan Umum mengenai kondisi terkini jalan, serta langkah-langkah teknis penanganan yang tengah dilakukan. Kepala Negara mendapatkan paparan terkait pembersihan material sisa banjir, rehabilitasi badan jalan, pengurukan, serta penataan lereng di titik-titik rawan.
Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat secara langsung aktivitas alat berat yang sedang bekerja membersihkan sisa-sisa banjir dan melakukan perbaikan struktur jalan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses transportasi dan menjamin keamanan pengguna jalan.
Presiden Prabowo juga turun langsung ke area pekerjaan untuk menyapa para pekerja di lapangan. Presiden berbincang singkat dengan para operator alat berat dan petugas teknis, sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menangani rehabilitasi jalan di tengah kondisi pascabencana.
Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk bergerak cepat, terkoordinasi, dan responsif dalam menangani dampak bencana, khususnya pada infrastruktur strategis yang menjadi urat nadi mobilitas dan perekonomian masyarakat di Provinsi Sumatera Barat.
Penulis : Coki Dasopang
Editor : Marah Bangun







